Javanese beliefs (Kebatinan or Kejawen) have principles embodying a "search for inner self" but at the core is the concept of Peace Of Mind. Although Kejawen is a religious category(Agama), it addresses ethical and spiritual values as inspired by Javanese tradition. That can as religion in usual sense of the world, like Christianity, Judaism, Budha or Islam. Kejawen adalah Agama Jawa yang di Ajarkan dalam Budaya Jawa yang di sebut Kejawen. Kawruh kejawen. Ilmu Kejawen, Agama Kejawen

POP UP

Mas Tamvan on Facebook!

Eksplorasi Pesona Majapahit di Kaki Arjuna- (Candi Laras,Candi Gambir )

Print PDF

Disbudpar(newsroom): Pesona Gunung Arjuna seakan tak pernah habis untuk dieksplorasi. Ya.. gunung api tua dan sudah tidak aktif ini menyimpan berbagai keindahan mulai dari wisata alam, budaya, hingga wisata arkeologi. Yang terakhir disebut merupakan salah satu pesona peninggalan budaya zaman kerajaan Majapahit.
Penemuan terbesar yang menandai eksplorasi pesona majapahit diawali pada Juni 1988. Secara berturut-turut, misteri lereng Arjuna mulai terungkap dengan ditemukannya bangunan persajian, batu perdupaan, bangunan berundak, arca batu, wadah batu dan gua pertapaan, yang diperkirakan dibuat pada 1400-an.

Hal ini ditunjukkan dengan angka tahun 1364 Saka atau 1442 Masehi yang terpahatkan di balok batu Candi Laras atau Candi Gambir di ketinggian kurang lebih 1400 m.dpl. (koordinat 7°45''53"S 112°35''26"E). Umumnya arca-arca yang tersebar di sekitar lereng hanya menggambarkan manusia biasa dan tidak mengikuti pedoman Ikonografi Hindu, dan tokoh-tokoh wayang tidak ditemukan di sini. Diperkirakan, peninggalan ini berasal dari jaman Majapahit, pada masa pemerintahan Prabu Sri Suhita (1429 - 1447),cucu dari Rajasanagara atau Bhre Hyang Wekasing Sukha Hayam Wuruk.
Untuk menyelamatkan penemuan ini, maka sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Kaliandra menggagas apa yang disebut MATA (Mount Arjuna Tourism Area). Kaliandra mengembangkan pariwisata yang bertanggung jawab (responsible tourism) di kawasan Arjuna. Gagasan ini muncul sebagai lanjutan dari aksi konservasi yang dilakukan Kaliandra bersama warga desa penyangga hutan Arjuna, khususnya di wilayah Kabupaten Pasuruan. Tahap awal pengembangan MATA menggandeng dukungan dari IUCN The Netherlands
Kini Kaliandra memiliki kepedulian dalam pengelolaan, terbukti sejumlah 20% dari keuntungan aktivitas wisata disisihkan untuk pelestarian kawasan; 20% digunakan untuk peningkatan kapasitas warga lokal. Sisanya digunakan untuk dana cadangan dan pembiayaan operasional demi menunjang keberlanjutan usaha.(mata)

Foto: embrio Studio

http://disbudpar.jatimprov.go.id/wisata-wana/eksplorasi-pesona-majapahit-di-kaki-arjuna
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Eksplorasi Pesona Majapahit di Kaki Arjuna- (Candi Laras,Candi Gambir )"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top